Memilih hosting yang tepat adalah fondasi utama kalau Anda serius ingin membangun blog yang menghasilkan uang. Hosting yang lambat atau sering down bisa menghancurkan traffic dan reputasi blog Anda di mata Google. Dari sekian banyak pilihan, Hostinger konsisten menjadi salah satu hosting paling populer di Indonesia berkat kombinasi harga murah dan performa mumpuni.

Saya sudah menggunakan Hostinger untuk beberapa proyek blog selama 3 tahun terakhir. Di artikel ini saya membagikan review jujur berdasarkan pengalaman nyata, termasuk test kecepatan, perbandingan dengan kompetitor, dan tips memilih paket yang tepat.

Mengapa Hostinger Populer di Indonesia?

Hostinger berhasil menarik jutaan pengguna Indonesia berkat harga yang sangat kompetitif. Dengan harga mulai Rp14.900 per bulan untuk paket Single, Hostinger menjadi salah satu hosting termurah yang masih memberikan performa layak untuk blog baru. Tapi harga murah bukan satu-satunya alasan popularitasnya.

Fitur-fitur yang membuat Hostinger menonjol di pasar Indonesia:

  • Panel kontrol hPanel yang intuitif, jauh lebih mudah dari cPanel tradisional
  • Instalasi WordPress 1-klik yang bisa diselesaikan dalam 5 menit
  • Server di Asia (Singapore) memberikan latency rendah untuk pengunjung Indonesia
  • SSL gratis untuk keamanan website dan kepercayaan pengunjung
  • Backup mingguan otomatis yang melindungi data blog Anda
  • Customer support 24/7 yang tersedia dalam Bahasa Indonesia
  • LiteSpeed web server yang jauh lebih cepat dari Apache tradisional
  • Pembayaran mudah via GoPay, OVO, Dana, transfer bank, dan kartu kredit

Perbandingan Paket Hostinger 2026 (Harga dalam Rupiah)

Hostinger menawarkan beberapa paket shared hosting yang cocok untuk berbagai kebutuhan blogger Indonesia:

PaketHarga/BulanWebsiteStorageBandwidthBonus
SingleRp14.900150 GB SSD100 GB1 email, SSL
PremiumRp24.900100100 GB SSDUnlimitedDomain gratis, email unlimited
BusinessRp42.900100200 GB NVMeUnlimitedCDN gratis, backup harian

Rekomendasi saya: Paket Premium (Rp24.900/bulan) adalah sweet spot terbaik. Sekitar Rp299.000/tahun kalau bayar tahunan, sudah termasuk domain gratis, storage 100 GB, bandwidth unlimited, dan bisa hosting 100 website. Ideal kalau Anda berencana membuat beberapa blog niche untuk affiliate marketing.

Test Kecepatan dan Performa dari Indonesia

Kecepatan loading adalah faktor krusial untuk SEO dan user experience. Berikut hasil test saya untuk blog WordPress standar di Hostinger menggunakan GTmetrix dan PageSpeed Insights:

  • Time to First Byte (TTFB): 180-250ms dari Jakarta - sangat baik untuk shared hosting
  • Fully Loaded Time: 1.2-1.8 detik - memuaskan untuk harga segini
  • PageSpeed Score Mobile: 85-92 - sangat baik, di atas rata-rata industri
  • PageSpeed Score Desktop: 95-98 - excellent
  • Uptime 6 bulan terakhir: 99.9% - hanya beberapa menit downtime per bulan

Angka-angka ini sangat bagus untuk shared hosting di bawah Rp50.000/bulan. Beberapa hosting lokal Indonesia dengan harga sama sering memberikan TTFB di atas 500ms dan uptime yang lebih rendah.

Hostinger vs Kompetitor Indonesia

Hostinger vs Niagahoster: Niagahoster adalah kompetitor lokal terbesar dengan harga mulai Rp12.900/bulan, sedikit lebih murah. Tapi performa server Hostinger umumnya lebih cepat karena LiteSpeed dan NVMe SSD. Support Niagahoster dalam Bahasa Indonesia lebih responsif untuk masalah teknis lokal. Untuk blogger pemula, keduanya sama baiknya.

Hostinger vs Domainesia: Domainesia menawarkan harga kompetitif mulai Rp15.000/bulan dengan server di Indonesia. Kelebihannya latency lebih rendah untuk pengunjung lokal karena server fisik ada di Indonesia. Tapi pilihan paket tidak sefleksibel Hostinger dan fitur cloud-nya terbatas.

Hostinger vs Cloudways: Cloudways adalah managed cloud hosting mulai $14/bulan (~Rp224.000), jauh lebih mahal. Tapi performanya signifikan lebih baik dengan dedicated resources. Cocok untuk blog yang sudah menghasilkan Rp5.000.000+ per bulan dan butuh performa premium tanpa shared resource.

Panduan Memulai Blog di Hostinger (Step by Step)

Langkah memulai blog di dapatkan Hostinger sangat mudah bahkan untuk pemula total:

  1. Pilih paket: Kunjungi Hostinger dan pilih paket Premium atau Business sesuai kebutuhan
  2. Buat akun dan bayar: Daftar akun, pilih periode (48 bulan untuk harga termurah), bayar via GoPay/OVO/Dana/bank
  3. Setup domain: Klaim domain gratis atau hubungkan domain yang sudah dimiliki
  4. Instal WordPress: Gunakan auto-installer di hPanel, pilih tema, dan atur bahasa
  5. Konfigurasi dasar: Pasang plugin SEO (Yoast/RankMath), setup permalink, dan optimasi kecepatan
  6. Mulai menulis: Buat minimal 10-15 artikel berkualitas sebelum fokus pada traffic

Seluruh proses dari pendaftaran hingga blog siap pakai bisa diselesaikan dalam 30 menit, bahkan untuk yang baru pertama kali membuat website.

Tips penting: selalu pilih periode pembayaran terpanjang untuk harga termurah. Harga promo Hostinger hanya berlaku untuk pembayaran pertama, dan harga renewal bisa 2-3x lipat. Jadi manfaatkan harga promo dengan periode terpanjang.

Kalau Anda sudah punya blog yang menghasilkan, pertimbangkan juga memonetisasi skill web development Anda dengan mulai di Fiverr. Banyak orang bersedia membayar $50-$200 untuk jasa setup blog profesional. Dengan Hostinger sebagai fondasi, Anda punya modal solid untuk membangun bisnis online yang menguntungkan di 2026!